KOTA TANGERANG.-Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Banten H. Syamsuri.S.Pd.I,MA meminta kepada Dinas Kesehatan untuk memperkuat vaksinasi serta edukasi kepada masyarakat menyusul meningkatnya kasus campak di Indonesia pada awal tahun 2026.
“Peningkatan kasus campak secara nasional harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat,” tutur Syamsuri Ketua Komisi II, Minggu (15/3/26).
Lanjut Syamsuri, Maka itu gagal mendorong Dinas Kesehatan Kota Tangerang untuk memperkuat koordinasi dengan puskesmas serta melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit tersebut, termasuk melalui vaksinasi MR dan edukasi yang lebih masif kepada masyarakat.
“Oleh karena itu kami meminta Dinas Kesehatan untuk bekerja sama dengan puskesmas dan seluruh masyarakat dalam melakukan pencegahan serta langkah antisipasi, melalui vaksinasi maupun upaya lain yang dapat dilakukan,” kata Syamsuri dalam keterangannya
Anggota DPRD Kota Tangerang Fredyanto menambahkan Dinas Kesehatan agar segera meningkatkan perlindungan imunisasi setelah diadakannya kampanye Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, penanganan kasus campak perlu dilakukan secara cepat dan melalui langkah-langkah preventif, mulai dari peningkatan imunisasi, pelaksanaan respon wabah, hingga edukasi kepada masyarakat.
“Kita tahu sebentar lagi akan memasuki Lebaran, maka pencegahan yang dilakukan Dinkes Kota Tangerang harus dilakukan secara cepat dan efektif, guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kota Tangerang,” ujar Fredyanto.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta meningkatkan kewaspadaan selama masa libur Lebaran.
“Saya mohon masyarakat tetap mewaspadai libur Lebaran karena kegiatan dan aktivitas saat berkumpul dapat memicu penularan campak,” tutupnya.