Tangerang--. Pengurus LSM Maung Kota Tangerang kecewa dan menyesalkan sikap Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang seolah enggan dan menghindar untuk memastikan terkait adanya program pembelajaran outdoor SMPN 31 Kota Tangerang. Seperti yang terjadi pada Kamis siang ( 12/2/2026 ).
Pengurus LSM Maung Kota Tangerang diselenggarakan oleh staf Dinas Pendidikan yang disampaikan melalui WhatsApp, bahwa pertemuan tersebut diadakan pada Kamis, 12 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Namun sangat di sayangkan, staf Dinas Pendidikan memberitahukan melalui WhatsApp, bahwa pertemuan diundur hingga pukul 16.00 WIB ( jam 4 sore ). Kembali pengurus LSM Maung Kota Tangerang mendapatkan kekecewaan, karena pada pukul 16.00 WIB (jam 4 sore ) sesuai yang dijanjikan oleh staf Dinas Pendidikan, tidak ada satupun dari pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang membahas pengurus LSM Maung Kota Tangerang. Sehingga para pengurus LSM Maung memutuskan untuk menunggu sampai pukul 17.00 WIB. Tetapi sangat disesalkan, sampai pukul 17.00 WIB belum ada satu orang pun dari Dinas Pendidikan yang berdiskusi dengan pengurus LSM Maung. Hingga pada pukul 17.05 WIB, Ketua LSM MAUNG Kota Tangerang memutuskan untuk pulang. Saat akan memasuki lift, ada pegawai Dinas Pendidikan yang bertanya, apakah bapak-bapak ini dari LSM Maung ? Kemudian pegawai yang tersebut mempersilahkan pengurus LSM Maung untuk memasuki ruangan. Tapi bukan jawaban atau penjelasan yang dapat diperoleh, melainkan pertanyaan, apa maksud kedatangan pengurus LSM Maung. Ternyata ditemui pengurus LSM Maung bernama Ajis dari bidang PAUD dan TK yang tidak ada kompetensi dan kewenangannya terkait dengan konfirmasi yang disampaikan oleh LSM MAUNG Kota Tangerang.
Menurut Ketua LSM MAUNG Kota Tangerang, M. Soleh, “kami berterimakasih ada dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang menemui kami, namun kami sangat kecewa dan menyesali sikap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang seolah-olah mempermainkan dan melecehkan kami yang ingin konfirmasi terkait adanya kegiatan outdoor learning SMPN 31 Kota Tangerang”, ujar M. Soleh.
" Kami kecewa dengan perlakuan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang telah mempermainkan kami, ini merupakan penghinaan dan merendahkan terhadap lembaga kami, karena kami datang atas nama lembaga bukan perseorangan. Untuk itu, kami dari LSM MAUNG Kota Tangerang, akan membuat laporan kepada Walikota dan Ketua DPRD Kota Tangerang, terkait dugaan pembiaran terhadap adanya kegiatan outdoor class yang telah dikeluarkan oleh Walikota Tangerang", pungkas M. Soleh.