TANGERANG – Pengurus Masjid Jami Al Ikhlas bersama masyarakat menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu di Mesjid jami Al Ikhlas Kampung Gandaria RT 002/RW 008, Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahun dalam menyambut bulan Muharam 1448 Hijriah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri Camat Rajeg Oman Apriaman, Lurah Sukatani Hj. Umiyati, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang M.Amud, Ketua RW Rasidi, DKM Jami Al Ikhlas H. Bule, tokoh masyarakat, tokoh, perangkat pemerintah setempat, pengurus masjid, serta warga sekitar.

Ketua panitia pelaksana H. Agus Sopiyan mengatakan, santunan diberikan kepada anak-anak yatim piatu yang berada di lingkungan sekitar Kelurahan Sukatani. Selain penyaluran bantuan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh qori, tausiyah keagamaan, serta doa bersama.

“Kami bersyukur atas kegiatan santunan anak yatim ini dapat kembali terlaksana berkat dukungan masyarakat dan para donatur.Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar serta meraih cita-cita,” ujar H. Agus Sopiyan.

Menurut panitia, kegiatan santunan tersebut telah menjadi agenda rutin masyarakat setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong antarwarga.

Di tempat yang sama Camat Rajeg Oman Apriaman mengapresiasi pengurus masjid, panitia pelaksana, para donatur, serta masyarakat yang terus menjaga tradisi berbagi kepada anak-anak yatim piatu.

Menurutnya, kegiatan santunan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Bulan Muharam menjadi momentum yang baik untuk memperkuat semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan. Kegiatan seperti ini perlu terus dijaga karena menjadi bentuk perhatian kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan dukungan,” ujarnya.