Serang – Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengimbau orang tua untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya, khususnya agar tidak berada di lokasi kegiatan menyampaikan aspirasi yang berpotensi mengalami kericuhan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan anak sekaligus mendorong terciptanya kegiatan kesejahteraan yang berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di lokasi yang berpotensi terjadi gangguan keamanan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anaknya. Pastikan anak-anak tidak berada di lokasi kegiatan pengungkapan aspirasi yang berpotensi terjadi kericuhan, karena keselamatan mereka merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Kabidhumas Polda Banten, Jumat (28/08).
Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu dihormati. Namun demikian, anak-anak perlu mendapatkan perlindungan dan pendampingan agar tidak terjebak dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.
"Anak-anak memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai karena ikut-ikutan atau mempengaruhi ajakan tertentu, mereka justru berada dalam situasi yang membahayakan dirinya. Untuk itu, peran orang tua dalam memberikan arahan, edukasi dan pengawasan sangat penting," jelasnya.
Kabidhumas juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, mengetahui aktivitas serta lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan penyampaian aspirasi di suatu wilayah.
“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya. Berikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Yang paling utama, jangan sampai anak-anak menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka,” tuturnya.
Lebih lanjut, Polda Banten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan menjaga keamanan. Kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mengedepankan sikap tertib dan damai dalam menyampaikan aspirasi.